Minggu, 20 Juni 2010

Rindu Padamu


Cinta ini memang untukmu, bukan karena tak ada cinta yang lain di hatiku
Rindu ini kupersembahkan untukmu, bukan karena aku tak merindukan mereka
Aku, kamu, dan mereka adalah sebuah rangkaian nasib yang terus berjalan..

Ingin kuhabiskan beberapa detik bersamamu, hanya berdua, hanya berdua saja
Bagaimana aku tidak ingin bersama mereka, yang menjadi bagian dari perjalanan panjang ini?
Kita dan kalian pasti akan menyadari segala dilema ini.

Kala nuansa menjelma dalam sebuah bingkai masa lalu semu, bisa saja kita menangis
Atau menampar kecerdasan otak kita tentang kebodohan masa lalu, sia-sia
Karena pada kenyataannya kita masih bernyawa sekarang.

Kehampaan hati yang membeku tak mudah terobati dalam waktu satu detik
Jadi biarkanlah kebekuan itu mencair dalam setiap masa yang terlewati
Bukan hitungan menit, jam ataupun satu hari, tetapi seumur hidup.

Rasa rinduku tak pernah bertepi dalam setiap langkah hidupku, aku tak menyimpannya
Tetapi dia datang begitu saja dalam sisi ruang otak kanan ini tanpa diduga
Bahkan seperti tak pernah kusadari sebelumnya, tetapi dia mendekap erat jiwaku

Rasa rindu ini telah kupersembahkan untuk dirimu, dalam setiap ruang waktu
Membayangi langkah-langkah kecilku yang semakin pilu, aku tak pernah ingin mengenangmu
Rinduku padamu, bukan untuk bertemu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.